Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Agraria menjadi keynote speaker Coaching Clinic “Penajaman Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) Daerah” yang merupakan kolaborasi dengan BPSDM Kementerian ATR/BPN secara darin
Perencanaan kinerja Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Tahun 2025-2029 membutuhkan keselarasan yang kuat antara sasaran strategis, Indikator Kinerja Utama (IKU), Indikator Kinerja Kegiatan (IKK), serta target kinerja yang dilaksanakan oleh satuan kerja pusat dan daerah. Keselarasan tersebut menjadi prasyarat agar pelaksanaan program dan kegiatan di tingkat Kantor Wilayah BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga mampu menunjukkan kontribusi nyata terhadap pencapaian agenda pembangunan nasional dan target kinerja Kementerian.
Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Agraria menekankan bahwa kementerian harus memastikan kinerja kementerian tidak memberikan kontribusi negatif secara nasional. Oleh karena itu, pemenuhan target Indikator Kinerja Sasaran Strategis (IKSS), Indikator Kinerja Kegiatan (IKK), dan Indikator Kinerja Program (IKP) sangat krusial sebagai upaya mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan oleh Kementerian ATR/BPN. Target kinerja tersebut didistribusikan dari kementerian ke Direktorat Jenderal, dalam hal ini Direktorat Jenderal Penataan Agraria, kemudian diteruskan ke tingkat Kantor Wilayah (Kanwil) dan Kantor Pertanahan (Kantah) melalui kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di daerah,” ujar Sukiptiyah.
Coaching Clinic ini dihadiri Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Kepala bagian Program dan Hukum, Perencana Ahli Madya Biro perncanaan dan Kerja Sama, dan peserta Pegawai Kementerian ATR/BPN di tingkat pusat dan daerah.

