RTH bukan hanya tentang ruang hijau, tapi bagaimana keberadaannya dapat mendukung kawasan yang lebih nyaman dan berkelanjutan. πŸŒΏπŸ’§

Dalam penyelenggaraan penataan ruang, Ruang Terbuka Hijau (RTH) punya peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologis, meningkatkan kualitas lingkungan, serta mendukung aktivitas masyarakat.Untuk melihat RTH secara lebih komprehensif, pemerintah memperkenalkan Indeks Hijau Biru Indonesia (IHBI) sebagai pendekatan yang mempertimbangkan aspek kuantitas dan kualitas ruang terbuka hijau dengan mengintegrasikan unsur ruang terbuka hijau dan ruang terbuka biru….

Selengkapnya

Direktorat Pengembangan Pertanahan dan Pemanfaatan Tanah bersama JICA Expert Team melaksanakan diskusi dalam rangka penyempurnaan metode penilaian dan kriteria untuk mengidentifikasi lokasi yang berpotensi dikembangkan. Pembahasan mencakup berbagai aspek, antara lain kondisi keruangan, kondisi air, risiko bencana, aksesibilitas, serta infrastruktur kawasan sebagai bagian dari upaya memperkuat analisis potensi pengembangan pertanahan

Diskusi juga diarahkan pada penguatan pemanfaatan SIDA KTPP melalui integrasi data dan analisis spasial yang lebih terukur, objektif, dan konsisten. Ketersediaan, keterbaruan, validitas, serta akses terhadap data menjadi salah satu perhatian penting dalam proses pengembangan metode tersebut. Ke depan perlu adanya penyempurnaan metode, pemilihan lokasi kandidat, pemenuhan kebutuhan data, serta penyusunan business process menjadi langkah…

Selengkapnya

Menteri Nusron Peringatkan Pengusaha: Kebakaran Lahan Dapat Batalkan HGU

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa tindakan pembukaan lahan dengan cara pembakaran bisa menyebabkan pengusaha kehilangan Hak Guna Usaha (HGU)-nya. Hal tersebut ia sampaikan saat Rapat Koordinasi (Rakor) antara Pemerintah dengan Perusahaan Pemegang HGU dalam Penanggulangan dan Penanganan Puncak Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026, di Graha Marinir…

Selengkapnya

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Gubernur D.I. Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, menilai Indonesia membutuhkan insan pertanahan yang tidak hanya cakap membaca peta dan menguasai teknologi, namun juga mampu memahami manusia, sejarah, serta kebudayaan yang hidup di balik setiap bidang tanah. Pesan tersebut disampaikan kepada para wisudawan dan wisudawati Politeknik Agraria STPN agar ilmu pertanahan yang mereka miliki dapat memberikan…

Selengkapnya

Masuki Babak Baru, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN

Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) resmi memasuki babak baru dengan bertransformasi menjadi Politeknik Agraria STPN. Peresmian sekaligus perubahan bentuk kelembagaan menjadi Politeknik Agraria STPN ditandai dengan pemukulan gong oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan; Sekretaris Jenderal, Dalu Agung Darmawan; Kepala Badan…

Selengkapnya

Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 568 Taruna/i Politeknik Agraria STPN Program Studi Sarjana Terapan Pertanahan Tahun Akademik 2025/2026 pada Sabtu (05/09/2026). Dalam sambutannya, Menteri Nusron mengingatkan untuk selalu menjaga integritas dan menggunakan ilmu yang diperoleh selama pendidikan dalam pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada masyarakat. β€œDi mana pun Saudara…

Selengkapnya

Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengarahkan agar transformasi yang tengah dilakukan Kementerian ATR/BPN bermuara pada kemudahan serta kepastian bagi masyarakat. Saat ini, transformasi difokuskan pada penguatan struktur organisasi serta peningkatan kualitas layanan, khususnya dalam layanan Peralihan Hak dan Pengukuran. β€œJadi ending-nya dari semua itu adalah pelayanan. Unit organisasi itu…

Selengkapnya

Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah

Pemahaman yang utuh terhadap tanah menjadi bekal penting bagi calon insan pertanahan dalam menjalankan pengelolaan pertanahan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dalam Kuliah Umum Politeknik Agraria STPN yang berlangsung pada Jumat (04/09/2026), akademisi dan filsuf Rocky Gerung mengajak para taruna/i untuk memahami hal mendasar, yakni tanah tidak semata sebagai objek yang dapat dimiliki, tetapi sebagai…

Selengkapnya

Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu

Pengelolaan pertanahan tidak dapat dipahami hanya melalui aspek teknis dan administrasi pertanahan. Menurut Rocky Gerung, persoalan tanah berkaitan erat dengan banyak disiplin ilmu, mulai dari hukum, politik, ekonomi, ekologi, hingga psikologi. Hal tersebut membuat Taruna dan Taruni Politeknik Agraria STPN memiliki lingkup belajar yang sangat luas. β€œJadi, Teman-teman yang belajar di sini sebenarnya belajar semua…

Selengkapnya