Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan Layanan

Aplikasi Sentuh Tanahku menjadi salah satu sarana digital yang dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses berbagai informasi dan layanan pertanahan tanpa harus selalu datang ke Kantor Pertanahan (Kantah). Rido Oktavianto (26), warga dari Jakarta Pusat, mengaku telah menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku saat mengurus keperluan pertanahan. “Saya sering pakai juga Sentuh Tanahku kalau lagi urus tanah,” ujar Rido…

Selengkapnya

Balik Nama Sertipikat Selesai Lebih Cepat, Masyarakat Rasakan Kepastian Layanan PERINTIS 10 Hari

Layanan Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) 10 Hari memberikan pengalaman lain bagi masyarakat dalam proses balik nama sertipikat. Puspasari Dewi menjadi salah satu dari masyarakat yang merasakan langsung manfaat layanan tersebut. Sertipikat hasil proses jual beli yang diurusnya selesai pada hari kerja ke-9 di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tangerang Selatan. “Alhamdulillah hari ini bersyukur, senang banget….

Selengkapnya

Layanan PERINTIS 10 Hari Beri Kepastian Waktu dan Kemudahan dalam Proses Balik Nama Sertipikat

Masyarakat mulai merasakan manfaat berupa kepastian dan ketepatan waktu pelayanan yang dihadirkan lewat layanan Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) 10 Hari yang telah diuji coba di 17 Kantor Pertanahan (Kantah) sejak 17 Agustus 2026 lalu. Layanan Perintis ini menerapkan tenggat waktu untuk proses di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) atau instansi pemerintah tingkat daerah yang mengelola pendapatan…

Selengkapnya

Uji Coba di 17 Kantah, Dirjen PHPT Ajak Masyarakat Ikut Menyempurnakan Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Peralihan Hak Terintegrasi dengan target penyelesaian maksimal 10 hari resmi diluncurkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid pada 17 Agustus 2026. Memasuki minggu kedua pelaksanaannya, layanan ini sudah berjalan di 17 Kantor Pertanahan (Kantah) yang menjadi lokasi pilot project. Sehubungan dengan uji coba yang tengah berjalan, Direktur Jenderal Penetapan Hak…

Selengkapnya

Kementerian ATR/BPN Selaraskan Empat Simpul untuk Wujudkan Peralihan Hak Terintegrasi dengan Target Penyelesaian 10 Hari

Dalam proses peralihan hak atas tanah, ada beberapa tahapan dan empat simpul yang terlibat, mulai dari pembeli dan penjual, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), unit pemerintah daerah yang mengurusi bidang pendapatan daerah, serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Kantor Pertanahan (Kantah). Dengan adanya banyak pihak yang terlibat, terkadang muncul hambatan dan…

Selengkapnya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara terus mengakselerasi penyelesaian revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Komitmen ini ditunjukkan melalui audiensi antara Bupati Halmahera Utara dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Tata Ruang Kementerian ATR/BPN di Jakarta

Pertemuan ini dilangsungkan sesaat setelah Pemkab menuntaskan penandatanganan Berita Acara (BA) Indikasi Pelanggaran Pemanfaatan Ruang (IPPR). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, memaparkan urgensi pembaruan RTRW daerahnya yang saat ini masih mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2012. Pembaruan regulasi ini dinilai sangat krusial untuk mengurai hambatan investasi dan mengakomodasi rencana…

Selengkapnya

Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN) menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi di Ruang Rapat Bromo, Gedung Direktorat Jenderal Tata Ruang, Jakarta

Pertemuan strategis ini membahas sinkronisasi data Lahan Baku Sawah (LBS). Audiensi tersebut difokuskan untuk menyelaraskan kebijakan perlindungan lahan pertanian dengan kebutuhan tata ruang, khususnya terkait pengembangan kawasan industri dan penyediaan hunian bersubsidi di Kabupaten Bekasi. Baca selengkapnya di tataruang.atrbpn.go.id

Selengkapnya

Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dalam rangka audiensi dengan beberapa pembahasan, di antaranya terkait Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Kabupaten Bandung, serta penyesuaian tata ruang guna mengakomodasi perizinan investasi di Kabupaten Bandung. Audiensi ini berlangsung di Ruang Rapat Bromo, Gedung Direktorat Jenderal Tata Ruang

Dalam audiensi tersebut, Pemkab Bandung menyampaikan perlunya harmonisasi antara peta usulan LP2B pada LBS dengan kawasan yang telah ditetapkan sebagai pusat pengembangan ekonomi di dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Penyesuaian ini diperlukan untuk memberikan kepastian tata ruang, sehingga proses perizinan berusaha dan laju investasi dapat berjalan lancar. Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya daerah…

Selengkapnya

Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Konsultasi Strategis bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)

Pertemuan krusial yang berlangsung di Ruang Rapat Prambanan, Kementerian ATR/BPN, Jakarta, ini bertujuan mempercepat penyelarasan Rancangan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kepri agar sejalan dengan kebijakan nasional dan dinamika riil di lapangan. Rapat koordinasi ini melibatkan perwakilan lintas sektor, di antaranya Pemerintah Provinsi Kepri, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta…

Selengkapnya

Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerima audiensi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Bromo, Gedung Ditjen Tata Ruang ini dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana, bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, serta Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten. Audiensi ini secara khusus membahas permohonan revisi terhadap dua Peraturan Kepala Daerah (Perkada) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di wilayah…

Selengkapnya